Senin, 09 Mei 2011

Mimpi itu tak Menghantuiku tapi Beralasan

Tidurku berjalan diantara Lorong mimpi dengan mulus dan tak terkendali. Mulus melambung disetiap jam yang hitungannya detik dalam dunia nyata
Ramai,,, indah,,, dan nyaman. Aku berada disuatu tempat yang usiaku sama dengan alam sadarku, tapi dengan kondisi yang sangat berbeda. Tak merasakan apapun!!!
Aku berjalan tanpa beban sedikitpun, lorong yang tak pernah aku lalui sebelumnya, orang-orang yang tak pernah aku kenal  sama sekali, dan aku bertanya-tanya dalam hati,, sendiri kah aku disini?

Aku berjalan terus tanpa tujuan yang pasti. Kelihatan mahasiswi barangkali, tapi aneh aku memakai seragam seperti anak sekolah di Jepang. Rok di diatas lutut, kemeja putih dan jas berwarna hijau muda. Tak pasti, tak tahu, dan membingungkan, tapi entahlah namanya apa.

Dengan langkah semangat dan angin yang sejuk, menemaniku menikmati jalan bersih ini. Sesekali menengok matahari yang ada disela-sela pohon sakura disepanjang lorong ini.
Pohon sakura…pohon Sakura!!! Jepang yah????????

Aku berjalan terus seakan aku tidak asing lagi dengan tempat ini. Tanpa sengaja mataku melirik…… ??????????????????????....!!?!?!?!!?!??!? sontak…

Entah apa yang aku lihat tadi, sosok yang sangat aku kenal, jas, dasi, dan warna yang kupandangi setiap aku membuka jejaring sosial Facebook. Kupercepat langkah dengan hati yang tak karuan, pikiran yang terkontaminasi oleh angan-angan masa lalu. Namun, munafik jika aku tidak menoleh sedikitpun. Aku berhenti sejenak, dan menoleh ke belakang.

Aku pandangi dia walaupun tak melihat wajah tampan yang selama ini aku klaim dengan wajah yang sangat jelek..!!!!! Wajah yang kata Dia, banyak yang naksir dan banya yang bilang “wah gagah!!!”….fewwwwwhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh

Tenggorokan ini kering, pita suaraku sakit seolah-olah baru operasi kemarin, mata yang tak bisa berkedip seolah-olah kering dan terus membelalak gara-gara operasi plastik kelopak mata yang gagal. Tubuh kaku, mulut pun terasa tersumbat pipa minyak dari arab..!!!!
Langkahnya tak terhenti, entah dia mengenal aku atau tidak, pura-purakah ia????..aku tak tahu yang jelas mataku belum minus.

Itu dia, pasti dia’’’’

“Kak Ai,,,Kak Ai…Kak Ai..” ..??????...

Kak Ai??????.... Siapa Kak Ai yang aku panggil? Nama siapa? Bingung sendiri jadinya.

“Kak Ai…Kak Ai…Kak” !!!!!!!!

Sekuat tenaga aku memanggilnya. Tak tahu nama siapa yang aku panggil tapi mulutku tak berhenti mengucapkan itu. Sampai aku sendiri menangis, menangis karena aku tahu, mana mungkin dia berbalik dan memandangaku, namanya saja sudah salah. Ingin aku panggil dengan namanya tapi aku tidak ingat,,, sama sekali tidak ingat.
Ku usap air mata ini dan saat itu pula, tubuhnya berbalik. Memandangi aku, dan tersenyum.
Senyum yang selama ini aku bangga-banggakan, senyum yang membawa kedamaian tersendiri dalam hidupku.
Aku pun membalas senyum itu, lalu kutinggalkan dia yang masih terus memandangku. Aneh,,,, sesekali aku berbalik, dia mengikut dari belakang.
Pikiran ini mulai kosong..
ring…ring…..ring….ring…. getaran dan bunyi ponsel kurasa dalam tas. Aku kaget..Punya siapa dan dari siapa??? Aku lihat ternyata Dia yang menelpon, tapi aku tak tahu namanya siapa. Yang jelas Itu Dia. Aku reject panggilan itu,,,.. Dia terus mengikut dari belakang.

Aku cuek dan pura-pura tak melihatnya…
Sampai akhirnya aku tiba di kampus….
Yah kampus dengan arsitektur megah dan sangat mewah. Didominasi kaca dan tidak pernah sekalipun dalam dunia nyata aku melihat bangunan seindah itu. Luar biasa.
yang kuliah disini pasti anak orang kaya dan pintar, aku tersadar.. tapi kok aku kuliah disini’’ pikirku tambah bingung!!! Arghhhhhhhhhhhhhhhhhh….

Saat aku menginjakkan kaki di lantai maple pertama’ perhatianku terampas oleh indahnya taman kampus yang berada di sebelah kiri sana.
Tidak kusangka,.. aku melihat sosoknya, ada dia!!!
…Dia berteriak memanggilku, meminta untuk berhenti dan menunggunya. Aku diam,,!!.
Dia datang dan memeluk tubuhku sangat erat. Aku menangis, menangis karena bahagia bisa bersamanya lagi. Aku pikir dia melupakan aku untuk selamanya. Ternyata dia masih ada untukku..!
Aku Menangis sekeras-kerasnya sampai semua orang melihatku. Tapi itu tidak penting, ku abaikan apapun yang ada saat itu, aku kunci rapa-rapat rasa maluku dan ingin kukatakan kepada semua orang bahwa hari ini dia kembali untukku.
Dia tak pernah berkata apapun, dia hanya terseyum, memandangi, memelukku,… Tapi ternyata ini hanya sesaat
tiba-tiba….?????!!!
Pelukannya lepas dari tubuhku… !!!!?!?!??!?!
Air mataku langsung kering dalam sekejap. Entah air itu kembali ke muaranya atau kah memang waktu kembali berputar. Aku tidak tahu. Tidak lembap, tidak basah juga..!!!

Sosok wanita yang tak kukenal, memanggil dari luar. Aku tidak tahu siapa. Dia pun membalas tapi suaranya sama sekali tak bisa terdengar olehku. Seakan mereka memakai bahasa isyarat.

Aku menggengggam tangannya tapi dia perlahan melepasku, lagi-lagi dengan senyumannya.
Aku luluh…hatiku pun menangis...
Aku mencoba tersenyum saat itu, karena aku tahu dia takkan bisa pergi dan bahagia jika melihatku menangis  di depannya

Semakin jauh, semakin jelas.. dia memang bukan untuk kumiliki …!!!!!

Dia takkan berbalik memandangku, jikalau bukan aku yang memanggilnya
Dia takkan berpaling dariku, jikalau bukan aku yang mengecewakannya

Mimpi ini tak menghantuiku tapi beralasan
Semua itu karena aku
Dia pergi,,, Dia hilang,,, dan Dia bersama wanita lain…..,,,,,,!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar